• RSSRSS
  • TwitterTwitter
  • FacebookFacebook
  • About
  • Gallery
  • Ads

KEMS TRACK

toilet ide, gratis tanpa pungli
  • Graphic Design
  • Art
  • Tech
  • Educations
  • Mountain Forest
  • River
  • Rock Climbing
  • Music
  • vespa
  • Activity
    • Traveling
    • Environment
    • Human
    • Thinking
    • Event
    • Healthy
    • Business
  • Blade
    • History
    • Article
    • Gallery
    • It's Me
    • Blader
Tampilkan postingan dengan label Graphic Design. Tampilkan semua postingan

Graphic Design

Dalam dunia desain digital baik itu desain grafis maupun desain website anda pasti akan menemukan file-file gambar yang beraneka ragam ekstensi/format yang membingungkan yang membuat anda bertanya-tanya untuk apa file-file gambar beraneka ragam ini. Turorial berikut ini akan menjelaskan satu persatu ekstensi/format gambar itu dan apa fungsi dan kegunaannya.

PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.

Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color

PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.

Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masingmasing.

RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee. Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN !!!
Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
Format file yan dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai setting indexed colornya.
Mode warna RGB dapat disimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah :
PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi

Sumber : http://slametriyanto.web.id

Graphic Design

MEMAKNAI WARNA DALAM SEBUAH DESAIN

Warna sebagai termasuk dalam ranah nirmana. Terkadang pemakaian warna sangat membantu dalam pemilihan font dalam typografi. Kemampuan penguasaan budaya dan warna sangat berpengaruh dalam menentukan sebuah warna dalam pemakaian ke dalam produk desain, oleh karenanya penguasan warna merupakan syarat penting untuk desainer pemula.

Ingin tahu apa makna warna yang anda tuangkan dalam sebuah design ? berikut penjelasannya…..

Kuning
Respon Psikologi: Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan, pencerahan dan intelektualitas. Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu. Kuning adalah warna yang hangat. Cukup menarik perhatian dan sangat baik jika dijadikan background untuk teks hitam karena akan lebih mencolok terlihat.

Oranye
Respon Psikologi: Energy, Keseimbangan, Kehangantan. Menekankan sebuah produk yang tidak mahal.

Merah
Respon Psikologi: Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya, berpendirian, dinamis, dan percaya diri
Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain. Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal. Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti ‘bahagia’ di budaya Oriental. Bisa berarti berani dan semangat yang berkobar-kobar. Singkatnya secara umum berhubungan dengan perasaan yang meledak-ledak. Warna merah mudah menarik perhatian dan meningkatkan nafsu. Karena itu seperti saya katakan tadi, bisnis makanan banyak menggunakan warna dominan merah karena ini dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan pembeli, lihat saja warna pizza hut, McD, KFC yang juga ada merahnya.
Atau kalau untuk teks, warna merah pasti akan lebih menarik perhatian dibanding warna lain. Namun jika untuk background dengan teks hitam, akan membuat mata cepat lelah.

Biru
Respon Psikologi: Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan, Damai, menyejukkan, spiritualitas, kontemplasi, misteri, dan kesabaran.
Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan tenang, terpercaya, ilmu dan wawasan. Warna ini sangat baik untuk menumbuhkan loyalitas konsumen. Bank-bank banyak menggunakan warna biru sebagai warna dominannya, demikian juga pendidikan.

Hijau
Respon Psikologi: Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan, pertumbuhan, kesuburan, harmoni, optimisme, kebebasan, dan keseimbangan
Warna Hijau tidak terlalu ’sukses’ untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan. Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai. Banyak produk yang menekankan kealamian produk menggunakan warna ini sebagai pilihan. Untuk perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan eksplorasi alam, warna hijau banyak dipakai untuk menegaskan bahwa perusahannya berwawasan lingkungan. Warna ini termasuk yang sedang ngetren dan akan banyak dipakai khususnya dengan kampanye yang berhubungan dengan lingkungan. Kemasan deterjen juga tidak sedikit yang menggunakan warna hijau.

Ungu atau Jingga
Respon Psikologi: Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan, Ramah, Romantis, dan Mandiri.
Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam. Ungu adalah capuran warna merah dan biru. Menggambarkan sikap ‘gempuran’ keras yang dilambangkan dengan warna biru. Perpaduan antara keintiman dan erotis atau menjurus ke pengertian yang dalam dan peka. Bersifat kurang teliti namun penuh harapan.

Coklat
Respon Psikologi: Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan, Stabilitas, Bobot, Kestabilan dan Keanggunan.
Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.

Hitam
Respon Psikologi: Ketakutan, Power, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Seksualitas, Kesedihan, Keanggunan, dan Independen, Berwibawa, Penyendiri, Disiplin, dan Berkemauan keras.
Melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat. Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated). Menunjukkan hal yang tegas, elegan, dan eksklusif. Juga bisa mengandung makna rahasia. Seperti ketika saya memilih warna dominan hitam pada Rahasia Blogging.warnatersebut sangat mendukung kata “rahasia” yang ingin saya tekankan.
Kalau untuk warna mobil, biasanya mobil berwarna hitam lebih mahal daripada mobil berwarna lain.

Putih
Warna suci dan bersih, natural, kosong, tak berwarna, netral, awal baru, kemurnian dan kesucian
Warna yang sangat bisa dipadukan dengan warna apapun. Warna putih di situs web banyak dipakai sebagai warna background teks hitam. Sebab pengunjung akan lebih mudah untuk membacanya.

Abu Abu
Respon Psikologi: Intelek, Masa Depan (kayak warna Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan

Graphic Design

BENTUK

Bentuk dihasilkan dari garis-garis yang tersusun sedemikian rupa. Bentuk dibagi menjadi bentuk 2 dimensi (dwimatra) dan 3 dimensi (trimatra), masing-masing bentuk mempunyai arti tersendiri, juga tergantung kepada budaya yang membentuknya. Contohnya bagi agama Kristen segitiga dapat melambangkan trinitas, sedangkan di Mesir dapat diartikan feminimitas (kewanitaan). Dalam desain, bentuk tidak hanya mendefinisikan sebuah obyek tetapi juga bisa mengkomunikasikan sebuah gagasan.

Secara umum bentuk dua dimensi dibagi 3 macam:

  • Bentuk geometris, bentuk yang sangat umum dan terstruktur (kotak, segi tiga, lingkaran, dan banyak lainnya).
  • Bentuk natural, yaitu bentuk hewan, tumbuhan dan manusia yang merupakan bentuk-bentuk yang tidak beraturan dan mudah berubah.
  • Bentuk abstrak, yaitu bentuk natural yang disederhanakan, misalkan symbol pada fasilitas orang cacat, dan sebagainya. 
Bentuk Dasar Dua Dimensi dan Variasinya:

Segi tiga sama sisi, segi tiga siku-siku, segi tiga sama kaki. Memberi arti energi, kekuatan, keseimbangan, hukum. ilmu pasti, agama, referensi untuk perasaan maskulin (kekuatan, agresi, dan pergerakan yang dinamis).
Segi empat (kotak / bujur sangkar), kotak tumpul, jajaran genjang, trapesium, bintang segi empat. Memberi arti keteraturan, logis dan aman. Kotak juga memberi dasar 3 dimensi yang berarti berat, massa dan kepadatan.
Segi lima.
Segi enam.
Segi delapan.
Baling-baling, baling-baling segi banyak
Lingkaran, elips, setengah lingkaran, juring (pie).
Bintang segi 3, 4, 5, 6, 8.

Aplikasi bentuk 2D:
  • Memotong (crop) gambar dengan suatu cara tertentu yang menarik
  • Menyimbolkan sebuah ide
  • Membuat format baru (kombinasi)
  • Memperjelas informasi
  • Membentuk huruf.
Metode Kombinasi bentuk 2D:
  • Penambahan / penggabungan (ADDITION / UNION / WELD),
  • Pengurangan (SUBTRACTION),
  • Perpotongan (INTERSECTION).
Bentuk Dasar Tiga Dimensi dan Variasinya:
  • Box (Boks)
  • Ball (Bola)
  • Cone (Kerucut / Tirus)
  • Cylinder (Silinder / Tabung)
  • Tube / Pipe (Pipa)
  • Doughnut (Donat / Torus)
  • Pyramid (Piramid)
  • Knot (Karet simpul)
  • Rounded Box (Kotak Tumpul)
  • Capsule (Kapsul)
  • Spring (Per)


Graphic Design


Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.... (wikimapia.org)

Orang zaman purba menuangkan ide-ide desain di dinding-dinding goa dengan tujuan berkomunikasi. Pada dasarnya, ilmu desain grafis itu tidaklah se-rumit seperti yang dibayangkan orang selama ini. Bahkan anak Play Group sekalipun sudah mempunyai naluri untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikannya melalui desain!!! Intinya, semua orang mempunyai naluri yang sama dalam hal desain grafis.



Semua produk desain dari yang saya tulis diatas, menurut saya sudah memenuhi syarat desain, karena mereka mempunyai nilai keindahan dan tentunya memiliki arti.
Lalu? apa fungsinya designer???
Seorang Graphic Designer seperti saya fungsi dan tugasnya hanyalah untuk "mempertegas" makna dan keindahan dari sebuah konsep. Selain itu seorang Graphic Designer dituntut untuk bisa Meng-konversisebuah konsep ataupun materi menjadi sebuah tampilan baik berupa gambar,  dan susunan huruf ataupun gabungan dari keduanya.

Sebagian besar orang, hanya mengutamakan keindahan dari desain tanpa mementingkan makna yang akan disampaikannya. Padahal sebuah keindahan itu sifatnya relatif, saya bisa saja menyebut sebuah WC umum di pinggir sungai itu indah tapi belum tentu orang lain akan berpendapat sama dengan saya, logis kan?
Intinya, apa yang bisa kita bilang bagus, belum tentu bagus juga buat orang lain.

ESTETIKA DALAM DESAIN
Estetika adalah cabang ilmu yang membahas masalah keindahan. Bagaimana keindahan bisa tercipta dan bagaimana orang bisa merasakannya dan memberi penilaian terhadap keindahan tersebut. Maka filsafat estetika akan selalu berkaitan dengan baik dan buruk, indah dan jelek. Bukan berbicara tentang salah dan benar seperti dalam epistemologi.
Secara etimologi, estetika diambil dari bahasa Yunani, aisthetike yang berarti segala sesuatu yang dapat dicerna oleh indra. Estetika membahas refleksi kritis yang dirasakan oleh indera dan memberi penilaian terhadap sesuatu, indah atau tidak indah, beauty or ugly. Estetika disebut juga dengan istilah filsafat keindahan.
Emmanuel Kant meninjau keindahan dari 2 segi, pertama dari segi arti yang subyektif dan kedua dari segi arti yang obyektif.
• Subyektif: Keindahan adalah sesuatu yang tanpa direnungkan dan tanpa sangkut paut dengan kegunaan praktis, tetapi mendatangkan rasa senang pada si penghayat. 
• Obyektif: Keserasian dari suatu obyek terhadap tujuan yang dikandungnya, sejauh obyek ini tidak ditinjau dari segi gunanya. 

Immanuel Kant, 
sarana kejiwaan yang disebut cita rasa itu berhubungan dengan dicapainya kepuasan atau tidak dicapainya kepuasaan atas obyek yang diamati. Rasa puas itu pun berkaitan dengan minat seseorang atas sesuatu. Suatu obyek dikatakan indah apabila memuaskan minat seseorang dan sekaligus menarik minatnya. Pandangan ini melahirkan subyektivisme yang berpengaruh bagi timbulnya aliran-aliran seni modern khususnya romantisme pada abad ke-19.

Al-Ghazali,
keindahan suatu benda terletak di dalam perwujudan dari kesempurnaan. Perwujudan tersebut dapat dikenali dan sesuai dengan sifat benda itu. Disamping lima panca indera, 
untuk mengungkapkan keindahan di atas Al Ghazali juga menambahkan indra ke enam  yang disebutnya dengan jiwa (ruh) yang disebut juga sebagai spirit, jantung, pemikiran, cahaya. Kesemuanya dapat merasakan keindahan dalam dunia yang lebih dalam yaitu nilai-nilai spiritual, moral dan agama.
Kaum materialis cenderung mengatakan nilai-nilai berhubungan dengan sifat-sifat subjektif, sedangkan kaum idealis berpendapat nilai-nilai bersifat objektif. Andaikan kita sepakat dengan kaum materialis bahwa yang merupakan nilai keindahan itu merupakan reaksi-reaksi subjektif, maka benarlah apa yang terkandung dalam sebuah ungkapan
Mengenai masalah selera tidak perlu ada pertentangan
Sama seperti halnya orang-orang yang menyukai lukisan abstrak, jika sebagian orang mengatakan lukisan abstrak aneh, maka akan ada juga orang yang mengatakan bahwa lukisan abstrak itu indah. Reaksi ini muncul dalam diri manusia berdasarkan selera. Sama halnya seperti masalah WC Umum tadi :D
Pada akhirnya pembahasan estetika akan berhubungan dengan nilai-nilai sensoris yang dikaitkan dengan sentimen dan rasa. Sehingga estetika akan mempersoalkan teori-teori mengenai seni.

FILOSOFI DALAM DESAIN
Kata filosofi berasal dari perkataan yunani “philos” (cinta) dan “sophia” (kebijaksanaan)
dan berarti cinta kebijaksanaan. Filosofi adalah tidak sama artinya dengan kebijaksanaan, atau
hanya studi tentang kebijaksanaan; lebih dari pada itu, ia adalah mencintainya. Implisit dalam
suatu cinta ada pengejaran, dan karena alasan ini para filsuf biasanya mengatakan karya mereka
sebagai “pengejaran kebijaksanaan”, atau lebih sering dikatakan sebagai “pengejaran kebenaran”

(Van Cleve Morris, 1963).
Filosofi dapat didekati atau didefinisikan, sekurang-kurangnya dari empat sudut pandang
yang berbeda, yang lebih bersifat suplementari dari pada kontradiktori. Masing-masing sudut
pandang perlu diingat sebagai suatu pemahaman yang jernih mengenai makna filosofi 

(Harold H. Titus, 1970) :
1. Filosofi adalah suatu sikap pribadi terhadap hidup dan alam semesta, 
2. Filosofi adalah suatu metode pemikiran reflektif dan pengkajian berdasarkan pertimbangan yang sehat, 
3. Filosofi adalah suatu usaha untuk memperoleh suatu pandangan yang menyeluruh,
4. Filosofi adalah analisis logis mengenai bahasa dan penjernihan arti dari katakata dan konsep-konsep, 
5. Filosofi adalah sekelompok masalah dan juga teori-teori tentang

pemecahan masalah-masalah ini.
Dengan dalil-dalil yang saya kumpulkan dari mana-mana, Desain Grafis itu sangatlah kompleks. Harus mempunyai kedua poin tersebut diatas, yaitu ESTETIKA dan FILOSOFI.
Tanpa keduanya, sebuah desain hanyalah seperti jasad tak bernyawa (Haiiiyahhhhh!!!!!)

Atau bisa saya simpulkan,
Sebuah produk desain WAJIB memiliki nilai ESTETIKA untuk memiliki harga, tetapi FILOSOFI membuat suatu produk desain menjadi lebih berharga. 
Hendaknya setiap orang yang berhubungan langsung dengan desain, baik designer maupun konsumer paling tidak harus mengetahui kedua hal tersebut agar dapat terwujud suatu produk desain yang bermutu.


Menambahkan nilai filosofi pada sebuah desain tidaklah mudah. Perlu sebuah penalaran yang dalam untuk mewujudkannya. Untuk ukuran komersil, semakin bermakna suatu produk desain, maka harganya juga akan semakin mahal. Anda pasti tahu berapa harga logo Pertamina?

Logo Pertamina ini harganya sekitar US$ 225.000
Sekilas mungkin anda berpikir "Halah, logo begituan mah gue juga bisa bikin dalam waktu se-jam" Tapi sayangnya, dalam dunia desain grafis bukanlah yang tercepat yang akan mendominasi dan menjadi pemenangnya. Desain Grafis sangat kontras dengan hukum rimba. Lalu apa yang membuat logo pertamina itu menjadi sangat mahal? Jawabannya adalah FILOSOFI!!!

Kenapa di negara kita sebuah produk desain dihargai sangat minim? (walaupun tidak semuanya)  Jawabannya karena di negara ini terlalu banyak plagiator yang mengambil atau merubah sebagian ataupun keseluruhan desain orang lain, bahkan lucunya lagi, mereka dengan bangga mengaku-ngaku kalau itu adalah ciptaannya. Saya menulis seperti itu bukan cuma karangan saja, banyak diantara teman-teman dan orang terdekat saya yang masih berperiaku seperti itu!!! Orang-orang seperti itu logikanya akan merasa hasil desainnya dirasa tidak sulit. Kemudian mempublikasikannya baik secara komersil dengan harga murah atau malah meng-gratiskannya. Karena mereka memang tidak merasakan prosesnya.
Desain Grafis adalah seni, harusnya bukan seperti itu caranya.

Di perusahaan-perusahaan percetakan khususnya, Biaya Desain Grafis berpatokan dengan waktu. Tentunya dengan tarif yang minim pula, rata-rata Rp 30.000,- sampai Rp 50.000,- per-jam-nya. Upah untuk pekerja desain-pun rata-rata sekitar Rp 800.000,- sampai Rp 1.500.000,- saja!!! INI MUNGKIN HANYA TERJADI DI INDONESIA SAJA.

Kalau seperti itu caranya, otomatis desainer akan merasa "dikejar-kejar" oleh customer yang berusaha menghemat pengeluarannya untuk hal desain. (Itu naluriah dan masuk dalam satu prinsip ekonomi) dan hasil kerja yang diburu-buru tidak akan maksimal. karena logikanya seperti ini:
Pekerjaan yang dilakukan dengan terburu-buru otomatis hasilnya akan kurang maksimal.
Hasil kerja yang kurang maksimal pastinya harganya akan rendah di pasaran.

Pesan saya selanjutnya, untuk desainer tambahkanlah unsur filosofi sebanyak mungkin kedalam desain yang anda buat. Ibaratnya anda membuat sebuah titik sekalipun, kalau anda bisa menjelaskan apa arti titik itu dan apa hubungan dan pengaruhnya terhadap konsumen anda secara tepat, percayalah anda akan mendapatkan penghargaan khusus. Itulah filosofi, tak ubahnya seperti dunia marketing yang kejam.
Selain itu, jangan pernah memberikan PRICE TAG untuk produk desain anda, khususnya LOGO!! Ini akan sangat merusak profesi kita.


Semoga di masa depan "Seni Desain Grafis" di Negara kita akan semakin dihargai.






Search

Recent Posts

Categories

  • Activity
  • Blade
  • Graphic Design
  • Healthy
  • Mountain Forest

Label

  • Activity
  • Blade
  • Graphic Design
  • Healthy
  • Mountain Forest

Followers

FlickR

Copyright 2012 SimplexORGMAG. All Rights Reserved.

Designed by WPZoom . Converted to Blogger bySimplexDesign